Produsen AntiVirus

Produsen Produk Situs Web
Aladdin Knowledge Systems eSafe http://www.aks.com
Alwil Software Avast http://www.asw.cz
Anyware Software Anyware AntiVirus http://www.helpvirus.com
Ansav Ansav http://www.ansav.com/
AVG AntiVirus AVG Anti-Virus http://www.avg.com
Avira AntiVir http://www.avira.com
Cat Computer Services Quick Heal http://www.quickheal.com
Central Command Software Vexira Antivirus http://www.centralcommand.com
Authentium Command AntiVirus http://www.authentium.com/command/index.html
Computer Associates eTrust http://www.ca.com/virusinfo/
Cybersoft waVe Antivirus http://www.cyber.com
DialogueScience SpIDer Guard http://www.dials.ru
Eset Software NOD32 http://www.nod32.com
Frisk Software F-Prot Antivirus http://www.f-prot.com
F-Secure F-Secure Anti-virus http://www.fsecure.com
GeCAD RAV AntiVirus http://www.rav.ro
H+BEDV Datentechnik AntiVir dan AntiVir Personal Edition http://www.antivir.de
HAURI ViRobot, DataMedic, Live-Call http://www.hauri.co.kr
Hiwire Computer and Security WinProof dan ExcelProof http://www.hiwire.com.sg
Ikarus Die Klinik http://www.ikarus-software.at
Kaspersky Labs Kaspersky Anti-Virus (AVP) http://www.kaspersky.com
Leprechaun Software VirusBUSTER II http://www.leprechaun.com.au
Messagelabs email scanning services http://www.messagelabs.com/viruseye/
MicroWorld Software eScan http://www.microworldtechnologies.com
MKS MKS Vir http://www.mks.com.pl
Network Associates McAfee Anti-Virus dan McAfee Virus Scan http://www.mcafee.com atau http://www.nai.com
NetZ Computing InVircible AV http://www.invircible.com
Norman Data Defense Systems Norman Virus Control dan Norman Security Suite http://www.norman.no
Panda Software Panda AntiVirus dan NanoScan http://www.pandasoftware.com
Per Systems Per AntiVirus http://www.persystems.com/antivir.htm
Proland Software Protector Plus http://www.pspl.com
Safetynet VirusNet PC and VirusNet LAN http://www.safe.net
Softwin BitDefender http://www.bitdefender.com
Sophos Sophos Anti-Virus http://www.sophos.com
Sybari Software Antigen for Microsoft Exchange http://www.sybari.com
Symantec Norton Antivirus dan Symantec Antivirus Corporate Edition http://www.symantec.com
TREND Micro Trend Virus Control System dan PC-Cilin http://www.trendmicro.com
VirusBuster Ltd. VirusBuster http://www.vbuster.hu
Clam ClamAV http://www.clamav.org
PC Media Anti Virus PCMAV http://www.pcmav.biz/
Microsoft Corporation Windows Live OneCare dan Microsoft ForeFont http://onecare.live.com
Zonelabs ZoneAlarm AntiVirus http://www.zonealarm.com/
BullGuard BullGuard Antivirus http://www.bullguard.com/
Anda dapat mendownload antiviruses updates secara manual di:
Nama Anti Virus Alamat Website
AVG Anti Virus http://www.avg.com/download-update
PC Media Anti Virus http://www.pcmav.biz/, http://www.virusindonesia.com/
ANSAV http://www.ansav.com/
McAfee VirusScan http://www.mcafee.com/apps/downloads/security_updates/dat.asp?region=us&segment=enterprise
Symantec Norton AntiVirus http://www.symantec.com/business/security_response/definitions.jsp
Kaspersky Antivirus http://www.kaspersky.com/avupdates
TrendMicro http://www.trendmicro.com/download/apac/pattern.asp?WT.mc_id=2008HPAPAC_TRC_PatternFile
AVG Antivirus http://free.avg.com/download-update
BitDefender http://www.bitdefender.com/site/view/Desktop-Products-Updates.html

Sejarah Virus dan Cara Menangani Virus

Virus komputer adalah program komputer yang dapat merusak program normal yang berjalan di komputer kita dengan cara umumnya memperbanyak, mengcopy, atau menyalin dirinya sendiri untuk memakan memori komputer hingga sebanyak-banyaknya sehingga menyebabkan komputer berjalan dengan lambat ketika digunakan. Pengertian virus secara digital dengan virus secara biologis adalah hampir sama yaitu umumnya sifatnya adalah untuk merusak tubuh yang sehat. Jika komputer kita terkena virus kemungkinan besar badan akan terganggu atau tidak sama sekali (namun biasanya efeknya dalam jangka panjang). Virus komputer lahir di dunia ini pertama kali pada tahun 1981. Virus ini menjadi tenar karena menyerang Aplpe Disket II dengan menyisipkan pesan “It will get on all your disks-It will infiltrate your chips-yes it is Cloner!-It will stick to you like glue-It will modify RAM too-send in the Cloner!”. Virus ini dinamakan Elk Cloner dimana mulai mnejangkiti di daerah Texas. Namun walaupun secara fakta virus Elk Cloner adalah virus pertama kali lahir, namun kebanyakan mesyarakat lebih mengakui bahwa virus Brain adalah virus yang justru pertama kali diyakini pertama ada di dunia ini. Hal ini disebabkannya karena efek kerusakan yang ditimbulkannya lebih dahsyat jika di bandingkan virus Elk Cloner. Selain itu walaupun virus Elk Cloner baru dipublikasikan ke public 2 tahun setelah kelahiran sebenarnya. Lahirnya Brain bersamaan dengan adanya Vindent dan PC Write Trojan. Virus Brain merusak DOS dimana hal itu sangat menyita sebagian besar masyarakat pengguna komputer waktu itu.

Sejak saat itu pertualangan virus baru mulai bermunculan di dunia komputer. Saat ini virus kelihatan lebih mengerikan. Biasanya virus menyerang file yang berekstensi *.exe. Virus ini pada awal kemunculannya diberi nama Suriv. Virus ini merupakan salah satu golongan virus jeressulem. Jenis virus ini menyerang mainframe-nya IBM dan berlangsung tidak lama (sekitar satu tahun). Virus Mac Mag dan Scores menyerang Machintosh tahun 1988 karya dari Robert Morrish. Kemudian ada lagi tahun 1989 muncul virus AIDS dimana menyerang hardisk dimana jika dibuka  akan menampilkan informasi tentang AIDS. Virus komputer-pun terus berkembang seiring dengan berkembangnya dengan berkembangnya teknologi software komputer. Seperti perpaduan virus yang menciptakan kombinasi virus macro dan worm. Terdapat juga virus yang mampu menyebar melalui email, virus itu dinamakan Melissa (nama yang cantik bukan).

Semua jenis komputer umumnya tidak dapat merusak hardware secara langsung, namun virus dapat juga merusak hardware dalam jangka yang panjang pada akihirnya. Sebuah virus dapat memaksa suatu hardware hingga memnyebabkan hardware dipaksa kerja melebihi kapasitas normalnya. Hardware yang diserang dapat berupa memori RAM, Display VGA, atau bahkan prosesor (bisa terjadi pada keluarga windows dengan tingkatan mulai dari awal seperti Windows 95, Windows 98/98SE, Windows NT, Windows NT Server, Windows 2000, Windows 2000 Server, Windows 2003, Windows 2003 Server, Windows XP Home Edition, Windows XP Professional, Windows XP Service Pack 1, Windows XP Service Pack 2, bahkan sampai Windows Vista Service Pack 1 dan Vista Ultimate dapat diserang). Selain itu Anda jarang mendengar bahwa dengan memakai Linux maka Anda akan aman, namun aman disini bukan berarti tidak ada bahaya sama sekali, karena ada juga beberapa virus yang dapat menyerang system operasi Linux.

Cara Mengatasi Virus Komputer

Sejauh ini kebanyakan digunakan orang untuk membasmi dan menghindari agar komputernya bebas dari serangan virus adalah dengan menggunakan anti virus. Sejauh ini perkembangan virus yang sangat cepat itu tidak bisa dikontrol. Oleh karena itu salah satu usaha yang maksimal untuk mengatasinya adalah dengan cara mencegah agar komputer kita tidak terkena virus dengan menggunakan piranti lunak seperti anti virus. Sebuah software antivirus dapat mencegah virus untuk datang  ke komputer kita dengan syarat basis data virus komputer yang dimiliki oleh perangkat lunak antivirus kita telah mengandung dan memiliki kode untuk mencegah dan menghapus virus tersebut dari komputer kita. Saat ini mungkin anti-virus yang mungkin sudah akrab dengan telinga kita adalah AVG, PC-MAV,Norton Security, McAfee, Norman (sama dengan nama dosen saya), Kapersky (yang sedang saya pakai), Anvast, dan masih banyak lagi.
Kebanyakan jenis komputer yang dipakai di Indonesia adalah jenis komputer Personal Computer (PC) alias komputer yang pemakaianya untuk pribadi. Namun jika kita lihat perkembangannya untuk zaman sekarang, maka hal itu kayaknya susah untuk dilakukan. Karena komputer PC kita mau gak mau, suka gak suka harus berhubungan dengan komputer lain, hal inilah yang menyebabkan penyebaran virus komputer dapat lebih mudah dan cepat. Keadaan yang menyebabkan komputer kita harus terhubung dengan komputer lainnya ini dapat berupa koneksi internet, media penyimpanan, dan intranet.

10 Tips Mencegah Virus ke Komputer
Berikut ini beberpa tips untuk mencegah virus ke komputer:
1.      Jika Anda melakukan kegiatan browsing dengan internet, maka harap berhati-hati untuk tidak mengklik link sembarangan. Sering kali kita mendapat pesan atau email dengan mengajak kita untuk mengklik suatu situs tertentu. Telitilah secara cermat apakah benar-benar link yang akan klik itu benar-benar aman! Jika Anda tidak ingin ambil pusing, maka abaikan saja (atau langsung di delete) pesan atau email yang tidak dikenal tersebut. Perlu Anda ketahui bahwa situs dapat disusupkan ke kode HTML Web, sehingga bisa saja komputer Anda terkena situs jika Anda berkunjung ke situs yang mengandung virus.
2.      Jika Anda type rajin, maka jangan laupa untuk sering memback-up data yang penting (bisa Anda Zip atau Rar atau bisa Anda pindahkan ke flash disk yang sengaja untuk menyimpan data yang penting). Hal ini bertujuan jika sewaktu-waktu komputer Anda harus di format ulang karena terkena virus, maka Anda tidak akan kehilangan data-data yang penting.
3.       Jika Anda menganggap bahwa berkirim email sangatlah penting, dimana sama pentingnya jika Anda mengirim SMS, maka usahakan (tidak wajib, tapi kalau bisa dilakukan dan memungkinkan) agar mengirim email dengan menggunakan format teks. Karena jika Anda mengirim dalam format html (biasanya tujuannya untuk mempercantik tampilan email) maka akan lebih mudah disusupi oleh virus tertentu.
4.      Jika Anda menerima email dengan disertai dengan adanya attachments, maka hati-hatilah ketika mendownload atau membukanya. Karena biasanya hal ini merupakan salah satu media favorit untuk menyebarkan virus.
5.      Jika Anda menyenangi dengan produk, ebook, software dan sebagainya yang sifatnya gratis yang ada di internet, maka pastikan Anda mendapatkannya (mendownload) dari situs yang sudah dapat dipercaya, hal ini dapat dicari dengan mencari review-nya apakah banyak direkomendasikan orang atau sebaliknya. Setelah itu, ketika penginstalannya (misal software gratisan)  maka lakukan scanig installer sebelum melakukan penginstalan.
6.      Pastikan bahwa system operasi yang Anda gunakan sering Anda update, hal ini bertujuan untuk menutup lubang security. Virus dan antivirus adalah ibarat 2 individu yang saling berkejaran dan saking mengalahkan. Begitu juga dengan sebuah system operasi, semakin sering sistem operasi tersebut maka semakin kecil lubang keamanan yang dapat dimasuki oleh sebuah virus.
7.      Bagaimana jika kita ingin melakukan transfer data dengan menggunakan alat seperti disket (jaman jadul), flash-disk, dan hardisk eksternal? Bagaimana agar proses transfer tersebut dapat berjalan lancar dan aman? Cara terbaik untuk menjawab pertanyaan tersebut pasti Anda sudah mengetahuinya adalah dengan cara untuk tidak melakukan scanning dengan menggunakan anti-virus.
8.      Tips yang sangat wajib dianjurkan (karena sebagian besar orang menggunakan cara ini ) yaitu dengan cara menginstall antivirus di komputer Anda. Gunakanlah antivirus yang bagus, dan seperti kita ketahui banyak berbagai alternative program antivirus yang dapat Anda gunakan.Ada yang sifatnya gratis adapula yang sifatnya berbayar, sekarang tergantung kepada pilihan kebutuhan Anda. Untuk mengetahui anti virus yang bagus, maka Anda dapat mencari informasinya dengan membaca review yang banyak bertebaran di internet pada situs yang terpercaya.
9.      Terkadang memang jika menggunakan anti virus maka komputer akan berjalan sedikit lebih lambat, hal inilah poin negatifenya, namun semua itu saya serahkan kepada Anda. Namun jika Anda menginginkan keamanan untuk komputer Anda maka jangan lupa untuk selalu menjalankan anti-virus di komputer Anda, terutama pada kegiatan browsing di internet dan transfer data.
10.  Langkah terakhir jika Anda menggunakan sebuah anti virus adalah dengan cara jangan lupa untuk selalu mengupdate anti virus Anda. Seperi yang ditulis pada paragrapf sebelumnya, perkembangan mutasi virus tidak-lah statis (terus berkembang), oleh karena itu jangan lupa untuk sering mengup-date anti virus Anda.

http://go-kerja.com/sejarah-virus-komputer/

Jenis-Jenis Virus :

1. Virus Compiler, virus yang sudah di compile sehingga dapat dieksekusi langsung. Ini adalah virus yang pertama kali muncul di dunia komputer, dan mengalami perkembangan pesat sekarang. Virs pertama ini sangatlah sulit dibasmi karena dibuat dengan bahasa rendah, assembler. Memang bahasa ini cocok untuk membuat virus namun sangatlah susah menggunakannya. Keunggulan dari virus ini adalah mampu melakukan hampir seluruh manipulasi yang mana hal ini tidak selalu dapat dilakukan oleh virus jenis lain karena lebih terbatas.

2. Virus File, adalah virus yang memanfaatkan file yang dapat diijalankan/dieksekusi secara langsung. Biasanya file *.EXE atau *.COM. Tapi bisa juga menginfeksi file *.SYS, *.DRV, *.BIN, *.OVL dan *.OVY. Jenis Virus ini dapat berpindah dari satu media ke semua jenis media penyimpanan dan menyebar dalam sebuah jaringan.

3. Virus Sistem, atau lebih dikenal sebagai virus Boot. Kenapa begitu karena virus ini memanfaatkan file-file yang dipakai untuk membuat suatu sistem komputer. Sering terdapat di disket/tempat penyimpanan tanpa sepengetahuan kita. Saat akan menggunakan komputer(restart), maka virus ini akan menginfeksi Master Boot Sector dan System Boot Sector jika disket yang terinfeksi ada di drive disket/tempat penyimpanan.

4. Virus Boot Sector, virus yang memanfaatkan hubungan antar komputer dan tempat penyimpanan untuk penyebaran virus.Apabila pada boot sector terdapat suatu program yang mampu menyebarkan diri dan mampu tinggal di memory selama komputer bekerja, maka program tersebut dapat disebut virus. Virus boot sector terbagi dua yaitu virus yang menyerang disket dan virus yang menyerang disket dan tabel partisi.

5. Virus Dropper, suatu program yang dimodifikasi untuk menginstal sebuah virus komputer yang menjadi target serangan. setelah terinstal, maka virus akan menyebar tetapi Dropper tidak ikut menyebar. Dropper bisa berupa nama file seperti Readme.exe atau melalui Command.com yang menjadi aktif ketika program berjalan. Satu program Dropper bisa terdapat beberapa jenis Virus.

6. Virus Script/Batch, awalnya virus ini terkenal dengan nama virus batch seperti yang dulu terdapat di file batch yang ada di DOS.Virus script biasanya sering didapat dari Internet karena kelebihannya yang fleksibel dan bisa berjalan pada saat kita bermain internet, virus jenis ini biasanya menumpang pada file HTML (Hype Text Markup Language) dibuat dengan menggunakan fasilitas script seperti Javascript, VBscript,4 maupun gabungan antara script yang mengaktifkan program Active-X dari Microsoft Internet Explorer.

7. Virus Macro, virus yang dibuat dengan memanfaatkan fasilitas pemrograman modular pada suatu program aplikasi seperti Ms Word, Ms Excel, Corel WordPerfect dan sebagainya. Walaupun virus ini terdapat didalam aplikasi tertentu tetapi bahaya yang ditimbulkan tidak kalah berbahanya dari virus-virus yang lain.

8. Virus Polymorphic, dapat dikatakan virus cerdas karena virus dapat mengubah strukturnya setelah melaksanakan tugas sehingga sulit dideteksi oleh Antivirus.

9. Virus Stealth, virus ini menggunakan cara cerdik, yakni dengan memodifikasi struktur file untuk meyembunyikan kode program tambahan di dalamnya. Kode ini memungkinkan virus ini dapat menyembunyika diri. Semua jenis virus lain juga memanfaatkan kode ini. Ukuran-ukuran file tidak berubah setelah virus menginfeksi file.

10. Virus Companion, virus jenis ini mencari file *.EXE untuk membuat sebuah file *.COM dan menyalin untuk meletakkan virus. Alasannya, file *.COM berjalan sebelum file *.EXE.

11. Worm, ini adalah sebuah program yang bersifat parasit karena dapat menduplikasi diri. Akan tetapi, worm tidak menyerupai virus karena tidak menginfeksi program komputer lainnya. Oleh karena itu, Worm tidak digolongkan ke dalam virus. Mainframe adalah jenis komputer yang sering diserang Worm. Penyebarannya pada komputer lainnya melalui jaringan. Dalam perkembangannya Worm mengalami “mutasi genetik” sehingga selain membuat suatu file baru, ia pun akan berusaha menempelkan dirinya sendiri ke suatu file, ini biasa disebut virus Hybrid.

12. Virus Hybrid, virus ini merupakan virus yang mempunyai dua kemampuan biasanya dapat masuk ke boot sector dan juga dapat masuk ke file. Salah satu contoh virus ini adalah virus Mystic yang dibuat di Indonesia.

13. Trojan horse, disebut juga kuda troya. Trojan Horse tidak menyebar seperti yang lain. Karena itu, Trojan Horse tidak tergolong virus walaupun karakteristiknya sama. Trojan menginfeksi komputer melalui file yang kelihatannya tidak berbahaya dan biasanya justru tampaknya melakukan sesuatu yang berguna. Namun akhirnya virus menjadi berbahaya, misalnya melakukan format hardisk.



http://princezz-shinta.blogspot.com/2009/05/macam-macam-virus-komputer.html

Pengertian Antivirus

Antivirus adalah sebuah jenis perangkat lunak yang digunakan untuk mendeteksi dan menghapus virus komputer dari sistem komputer. Disebut juga Virus Protection Software. Aplikasi ini dapat menentukan apakah sebuah sistem komputer telah terinfeksi dengan sebuah virus atau tidak. Umumnya, perangkat lunak ini berjalan di latar belakang (background) dan melakukan pemindaian terhadap semua berkas yang diakses (dibuka, dimodifikasi, atau ketika disimpan).

Sebagian besar antivirus bekerja dengan beberapa metode seperti di bawah ini:
Pendeteksian dengan menggunakan basis data virus signature (virus signature database): Cara kerja antivirus ini merupakan pendekatan yang banyak digunakan oleh antivirus tradisional, yang mencari tanda-tanda dari keberadaan dari virus dengan menggunakan sebagian kecil dari kode virus yang telah dianalisis oleh vendor antivirus, dan telah dikatalogisasi sesuai dengan jenisnya, ukurannya, daya hancurnya dan beberapa kategori lainnya. Cara ini terbilang cepat dan dapat diandalkan untuk mendeteksi virus-virus yang telah dianalisis oleh vendor antivirus, tapi tidak dapat mendeteksi virus yang baru hingga basis data virus signature yang baru diinstalasikan ke dalam sistem. Basis data virus signature ini dapat diperoleh dari vendor antivirus dan umumnya dapat diperoleh secara gratis melalui download atau melalui berlangganan (subscription).
Pendeteksian dengan melihat cara bagaimana virus bekerja: Cara kerja antivirus seperti ini merupakan pendekatan yang baru yang dipinjam dari teknologi yang diterapkan dalam Intrusion Detection System (IDS). Cara ini sering disebut juga sebagai Behavior-blocking detection. Cara ini menggunakan policy (kebijakan) yang harus diterapkan untuk mendeteksi keberadaan sebuah virus. Jika ada kelakuan perangkat lunak yang "tidak wajar" menurut policy yang diterapkan, seperti halnya perangkat lunak yang mencoba untuk mengakses address book untuk mengirimkan e-mail secara massal terhadap daftar e-mail yang berada di dalam address book tersebut (cara ini sering digunakan oleh virus untuk menularkan virus melalui e-mail), maka antivirus akan menghentikan proses yang dilakukan oleh perangkat lunak tersebut. Antivirus juga dapat mengisolasi kode-kode yang dicurigai sebagai virus hingga administrator menentukan apa yang akan dilakukan selanjutnya. Keuntungan dari cara ini adalah antivirus dapat mendeteksi adanya virus-virus baru yang belum dikenali oleh basis data virus signature. Kekurangannya, jelas karena antivirus memantau cara kerja perangkat lunak secara keseluruhan (bukan memantau berkas), maka seringnya antivirus membuat alarm palsu atau "False Alarm" (jika konfigurasi antivirus terlalu "keras"), atau bahkan mengizinkan virus untuk berkembangbiak di dalam sistem (jika konfigurasi antivirus terlalu "lunak"), terjadi false positive. Beberapa produsen menyebut teknik ini sebagai heuristic scanning. Teknologi Heuristic Scanning ini telah berkembang begitu jauh hingga sekarang. Beberapa antivirus mengecek sebuah file dengan definisi biasa. Jika lolos dari deteksi biasa, maka file tersebut dijalankan di sebuah lingkungan virtual. Semua perubahan yang dilakukan file bersifat seperti virus, maka pengguna akan diperingatkan.

Antivirus yang menggunakan behavior-blocking detection ini masih sedikit jumlahnya, tapi di masa yang akan datang, kemungkinan besar semua antivirus akan menggunakan cara ini. Beberapa antivirus juga menggunakan dua metode di atas secara sekaligus.
Antivirus - antivirus terbaru sekarang tidak hanya mendeteksi virus. Program antivirus sekarang juga telah diprogram untuk mendeteksi spyware, rootkits, dan malware - malware lainnya. Tidak hanya itu, antivirus sekarang dilengkapi firewall, untuk melindungi komputer dari serangan hacker dan anti spam untuk mencegah masuknya email sampah bervirus ke inbox pengguna.
Antivirus berdasarkan jenis pengguna dapat dibagi menjadi 2, yaitu untuk Home User dan Network (Corporate User). Untuk home user, antivirus berjalan seperti biasa. Untuk versi jaringan, antivirus dapat melakukan scan di komputer - komputer client dan network drive. Selain itu, proses update komputer client dalam jaringan tidak harus langsung dari Internet. Komputer client dapat melakukan upate langsung dari server jaringan.